Di Bawah Tiang Bendera

DanielSahuleka

You Make My World So Colourful Morning sunshine in our room Now that room is back in tune Autumn start this day with a smile And laugh at my beautiful love one Who? s lying besides me You so far away in your sleep Who can tell what dream you may dream You dont know that I was drawing With my finger on your sweet young face Vague as a meaning words [*] You make my world so colorful I never had it so good My love I thank you for all the love [From: http://www.elyrics.net] You gave to me Like a summer breeze so soft Like a rose you bring me near And I kiss your lips so sweet Soft like the rain and gentle as The morning dew in may Though they said that I was wrong But thank god my will so strong I got you in the palm of my hand Everyday they tried to put me on But I laugh at those who tried to hurt our love [* Repeat Till Fade] Lyrics from eLyrics.net

content-list

JKB-10, Jagad-KANTATA, Jagad-SWAMI, ........., ..............,

Jumat, 03 April 2009

sejarah-GITAR

sejarah~ GITAR
disadur oleh; Deas R. Saputra

PART 01
Hi friends...kamu tahu gak, gitar yang kamu kenal dan akrab jadi teman main kamu sekarang ini, ternyata punya history yang cukup panjang loh. Bentuk gitar yang kamu kenal saat ini, telah mengalami perubahan bentuk maupun struktur sejak pertama kali alat musik petik ini ditemukan. Nah ...kali ini 'AKUSTIK' mencoba mengulas secara bersambung. Semoga bisa berguna buat para pecinta gitar-- khususnya. Kita mulai yuuk!


PERKEMBANGAN INSTRUMEN PETIK SEBELUM JAMAN RENAISANCE

Model instrumen yang dipetik sebelum jaman Renaisance (1450-1600) sangatlah beragam. Wajar saja kalau kita sering dibuat bingung oleh nama-nama yang berlainan untuk sebuah instrumen yang sama, atau sebaliknya, keanekaragaman instrumen yang berasal dari nama yang sama. Kondisi ini ditunjang lagi oleh terbatasnya informasi yang tidak jarang berhias dongeng-dongeng maupun mitos-mitos. Sebagai ilustrasi bisa kita lihat pada kisah Apollo dan Hermes berikut ini, yaitu kisah Hermes mengambil sapi-sapi milik Apollo. Dalam perjalanan pulang Hermes melihat seekor penyu. Ia pun menangkap dan mengulitinya serta mengambil tempurungnya. Pada tempurung itu diberi lubang dan ditancapkan sepotong kayu. Pada bagian rongga ditutupinya dengan kulit sapi. Terakhir, ia pun mengikatkan usus sapi dari ujung potongan kayu ke ujung tempurung. Hermes pun memainkan instrumen ciptaannya itu sambil bernyanyi. Syair nyanyiannya itu memuji kebaikan, kepintaran dan kemurahan hati Apollo. Apollo yang semula ingin menuntut Hermes untuk mengakui perbuatannya serta menuntut agar mengembalikan sapi-sapinya pun menjadi luluh. Ia pun mengampuni Hermes. Mereka segera membuat perjanjian yang isinya Hermes boleh memiliki sapi-sapi itu dan alat musik buatan Hermes itu menjadi milik Apollo. Mungkin cerita ini hanyalah symbol dari alih budaya Creto-Helladis ke Indo-Eropa Yunani seperti penjelasan Graves. Kita sulit untuk melihat kisah ini sebagai asal-usul instrumen lyra yang sebenarnya. Terlepas dari semua itu, kita tahu bahwa terdapat instrumen lyra pada bangsa Yunani kuno.

Gambar: Kissar, instrumen seperti lyra yang masih digunakan di beberapa tempat di Afrika Utara hingga sekarang.

Note: ada yang menyebutnya lyra dan ada juga yang menyebutnya Khitara.



Ada juga dugaan dimana ide awal dari instrumen gitar berasal dari bunyi tali pada busur panah. Kemudian diberi kotak suara atau resonator agar suaranya lebih keras, selain tali (senar) yang ditambahkan. Alasan ini dapat dimengerti kalau kita melihat bentuk-bentuk instrumen berdawai kuno di bawah ini.






Instrumen tertua yang bentuknya mirip gitar terdapat pada objek arkeologi di Alaya Huyuk yang berasal dari tahun 1400 SM. Pada relief tersebut dapat dilihat seorang musisi Hittite sedang memainkan alat musik yang lebih mirip instrumen gitar daripada instrument tanbur. Nama sesungguhnya tidak dikenal, karena itu sekarang hanya dikenal dengan nama gitar Hittite saja.


Gitar Hittite

Sedang tanbur merupakan instrumen petik yang awalnya berkembang di Persia sekitar tehun 1400 SM. Instrumen ini memiliki badan seperti mangkuk dan papan suara yang terbuat dari kulit. Sebutan-sebutan lain untuk instrument ini berdasarkan jumlah dawainya. Disebut setar jika berdawai tiga dan disebut charter jika berdawai empat (‘se’ berarti tiga,’char’ berarti empat dan ‘tar’ berarti dawai).

Nah ...lumayan panjang kan... tapi ini belum seberapa loh. Baiknya, kamu ikutin kelanjutannya di Akustik edisi depan, karena kisah perjalanan gitar kamu masih panjang tuh! Jadi ...jangan sampe ketinggalan lagi yah! See u on next edition!

Tanbur dari tahun sekitar 2500-1500 sM






Tar dari Persia




(..................................................................................bersambung)

_____________________________________________________
(sumberPUSTAKA: majalah gitar mania—AKUSTIK, volume-#23, Tahun-II.Halaman 6-7. ed.JK)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar